Bogor

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Bogor, Tiga Orang Mengungsi

Foto: BPBD Kota Bogor

HARIANJABAR.NET – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Cibening, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibat kejadian tersebut, bagian rumah mengalami kerusakan dan penghuninya harus mengungsi sementara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Pohon yang tumbang mengenai bangunan rumah hingga menyebabkan bagian ruang tamu mengalami kerusakan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor yang memicu pohon tumbang tersebut.

“Dikarenakan hujan yang disertai angin kencang sehingga mengakibatkan satu unit rumah ambruk pada bagian ruang tamu,” kata Adam, Sabtu (3/10/2026).

Tiang Penyangga Rumah Ikut Patah

Selain tertimpa pohon, kondisi bangunan rumah juga mengalami kerusakan pada bagian penyangga. Tiang yang menopang bangunan disebut patah setelah terdampak pohon tumbang.

Adam menyebut bagian tiang penyangga tersebut diduga sudah dalam kondisi rapuh sebelum kejadian.

“Rumah patah pada bagian tiang penyangga dan kemungkinan bagian tersebut sudah rapuh,” terangnya.

Kerusakan membuat kondisi rumah perlu mendapat penanganan. Terlebih, cuaca di sekitar lokasi masih berpotensi menimbulkan hujan sehingga penghuni rumah diminta mengutamakan keselamatan.

Warga Laporkan Kejadian kepada BPBD

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan warga kepada petugas sekitar satu jam setelah pohon tumbang. Setelah menerima laporan, petugas BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas melakukan proses penanganan terhadap dampak pohon tumbang dan kondisi rumah yang terdampak.

“Waktu penanganan 90 menit,” jelas Adam.

Penanganan dilakukan untuk memastikan kondisi di sekitar rumah kembali aman dan mengurangi risiko bahaya bagi warga yang berada di sekitar lokasi.

Tiga Penghuni Rumah Mengungsi

Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga yang mengalami luka akibat peristiwa tersebut. Namun, penghuni rumah memilih mengungsi sementara untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusakan atau ambruk susulan.

Adam mengatakan terdapat tiga orang penghuni rumah yang untuk sementara tinggal di rumah saudara.

“Korban mengungsi tiga jiwa, di rumah saudaranya dikarenakan dikhawatirkan ambruk susulan,” ujarnya.

Sementara itu, bagian rumah yang mengalami kerusakan, terutama area atap, untuk sementara ditutup menggunakan terpal. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah air hujan masuk ke dalam rumah selama bangunan belum diperbaiki.

“Rumah yang terdampak kerusakan hanya pada bagian atap untuk sementara ditutup menggunakan terpal menjaga air hujan masuk ke area rumah,” pungkas Adam.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi, terutama terhadap pohon maupun bangunan yang berada di sekitar permukiman.

Sumber: Detik Jabar

Tinggalkan komentar