HARIANJABAR — Bursa kerja online Jawa Barat kembali digelar untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pekerjaan. Pada Jumat (9/10/2026), sebanyak 1.112 lowongan kerja dari 28 perusahaan ditawarkan kepada masyarakat melalui siaran langsung di akun TikTok Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, @dedimulyadiofficial.
Dalam kegiatan tersebut, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menyampaikan sejumlah informasi lowongan kerja yang dapat menjadi pilihan bagi pencari kerja di Jawa Barat.
Beberapa posisi yang tersedia di antaranya operator, staf gudang, hingga account officer. Selain membuka akses informasi lowongan kerja, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan program peningkatan kompetensi masyarakat agar memiliki peluang lebih besar untuk diterima bekerja.
1. Bursa Kerja Jabar Buka Lowongan di 28 Perusahaan
Salah satu perusahaan yang membuka lowongan dalam bursa kerja online tersebut adalah PT Everpro Indonesia Technologies.
Perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan kabel serat optik itu menawarkan posisi operator dan staf gudang. Adapun salah satu persyaratan yang disebutkan untuk melamar pekerjaan tersebut adalah berusia 18 hingga 35 tahun.
Pencari kerja perlu memperhatikan persyaratan yang ditetapkan perusahaan sebelum mengajukan lamaran. Informasi mengenai kualifikasi lengkap, dokumen yang dibutuhkan, serta mekanisme pendaftaran perlu dipastikan melalui kanal resmi penyedia lowongan.
Selain itu, PT Mitra Utama Madani turut membuka kesempatan kerja untuk posisi account officer.
Tugas account officer meliputi sosialisasi produk, persiapan pembiayaan, serta pelaksanaan pertemuan kelompok mingguan.
Untuk posisi tersebut, gaji yang ditawarkan berkisar Rp5 juta hingga Rp6 juta. Besaran gaji dan ketentuan lainnya tetap perlu dikonfirmasi kepada perusahaan yang bersangkutan.
Informasi 1.112 lowongan kerja dari 28 perusahaan ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Namun, pelamar sebaiknya memastikan bahwa informasi pendaftaran masih berlaku sebelum mengirimkan data pribadi.
2. Pemprov Jabar Siapkan Pelatihan Bahasa Asing
Selain membuka akses terhadap informasi lowongan kerja, Pemprov Jawa Barat juga berencana meningkatkan kompetensi masyarakat melalui program pelatihan bahasa asing.
Dedi Mulyadi mengatakan, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu keterampilan yang perlu dimiliki masyarakat untuk memperbesar peluang memperoleh pekerjaan, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri.
Program pelatihan tersebut dijadwalkan mulai November 2026. Pelaksanaannya direncanakan menjangkau empat desa di setiap kecamatan.
Bahasa yang akan diajarkan meliputi bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Arab. Pemprov Jabar juga akan menyiapkan tenaga pengajar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Kami buat desa bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Jepang, dan bahasa Arab. Nanti pengajar disiapkan dari Pemprov Jabar,” kata Dedi Mulyadi di Karawang International Industrial City (KIIC).
Melalui program tersebut, masyarakat desa diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap pelatihan keterampilan yang dapat menunjang kebutuhan dunia kerja.
Kemampuan berbahasa asing juga dapat membantu calon pekerja memahami instruksi, berkomunikasi dengan rekan kerja, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja internasional.
3. Pekerja Migran Wajib Mendapat Rekomendasi Disnaker
Tak hanya meningkatkan keterampilan, Pemprov Jabar juga menaruh perhatian terhadap perlindungan tenaga kerja, terutama masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.
Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa warga yang hendak menjadi pekerja migran Indonesia disyaratkan memperoleh rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.
Langkah tersebut bertujuan mencegah masyarakat berangkat melalui jalur ilegal sehingga risiko permasalahan selama bekerja di luar negeri dapat diminimalkan.
Sejumlah daerah di Jawa Barat yang dikenal sebagai kantong pekerja migran antara lain Indramayu, Karawang, dan Subang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar, menambahkan bahwa kemampuan bahasa asing sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran komunikasi pekerja di negara tujuan.
Menurut Kim, terdapat pekerja yang terpaksa kembali ke Indonesia karena mengalami kendala dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing.
Karena itu, pelatihan bahasa asing bagi masyarakat desa dinilai dapat membantu meningkatkan kesiapan calon pekerja sebelum memasuki pasar kerja internasional.
“Keterampilan bahasa asing akan meningkatkan level pekerja Indonesia di luar negeri,” ucap Kim.
Dengan adanya bursa kerja online, pelatihan keterampilan, serta perhatian terhadap perlindungan pekerja migran, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses informasi pekerjaan sekaligus meningkatkan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Pencari kerja tetap disarankan memeriksa informasi lowongan melalui kanal resmi perusahaan dan mengikuti prosedur penempatan pekerja migran yang berlaku.***